Rabu, 16 Februari 2011

Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai-Nilai Nasionalisme

Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.

Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005)

Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.internet.public jurnal.september 2005). Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain- lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.

Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain- lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme

Dilihat dari globalisasi politik, pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara, jika pemerintahan djalankan secara jujur, bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.

Dari aspek globalisasi ekonomi, terbukanya pasar internasional, meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.

Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.



Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme

Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang

Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola, Pizza Hut,dll.) membanjiri di Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.

Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.

Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.

Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.

Pengaruh- pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.





Pengaruh Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme di Kalangan Generasi Muda

Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.

Dari cara berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini, banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.

Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh riilnya adanya geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu ketentraman dan kenyamanan masyarakat.

Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut? Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Apa akibatnya jika penerus bangsa tidak memiliki rasa nasionalisme?

Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme.

Antisipasi Pengaruh Negatif Globalisasi Terhadap Nilai Nasionalisme

Langkah- langkah untuk mengantisipasi dampak negatif globalisasi terhadap nilai- nilai nasionalisme antara lain yaitu :

Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri.

Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya.

Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik- baiknya.

Mewujudkan supremasi hukum, menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenar- benarnya dan seadil- adilnya.

Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.

Dengan adanya langkah- langkah antisipasi tersebut diharapkan mampu menangkis pengaruh globalisasi yang dapat mengubah nilai nasionalisme terhadap bangsa. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa.

Gimana sih sikap bangsa indonesia terhadap pengaruh globalisasi?

menerima globalisasi dengan menyaring yang baik dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa & negara ; dan menolak yang merugikan/ berdampak negatif terhadap bangsa dan negara Indonesia; untuk itu sebagai bangsa Indonesia harus memiliki kepribadian yang kuat, diantarannya cukup bekal keimanan, keilmuan, melestarikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yg berdasarkan Pancasila ,
Globalisasi tidak dapat kita tolak, akibat majunya Ilmu pengetahuan, teknologi , komunikasi dan Informasi, maka kita harus menyaringnya, sejalan dengan budaya bangsa kita.

Dampak Positif dan Negatif Globalisasi bagi Indonesia

1. Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan

Dampak positif globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan :
Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Menguatnya supremasi sipil dengan mendudukkan tentara dan polisi sebatas penjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara yang profesional.

Dampak negatif globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan :
Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab pihak tentara dan polisi.
Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir masyarakat secara global. Masyarakat sering kali mengajukan tuntutan kepada pemerintah dan jika tidak dipenuhi, masyarakat cenderung bertindak anarkis sehingga dapat mengganggu stabilitas nasional, ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa.

2. Globalisasi bidang sosial budaya

Dampak positif globalisasi bidang sosial budaya :
Meningkatkan pemelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain yang telah maju.
Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagtainya.

Dampak negatif globalisasi bidang sosial budaya :
Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
Semaikin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal yang melahirkan gaya hidup berikut ini.

Individualisme : mengutamakan kepentingan diri sendiri

Pragmatisme : melakukan suatu kegiatan yang menguntungkan saja

Hedonisme : Paham yang mengutamakan kepentingan keduniawian semata

Primitif : sesuatu yang sebelumnya dianggap tabu, kemudian dianggap sebagai sesuatu yang biasa/ wajar

Konsumerisme : pola konsumsi yang sudah melebihi batas
Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang

3. Globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan

Dampak positif globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan :
Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dan komodit lain memberi peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing mereput pasar perdagangan luar negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.
Di bidang jasa kita mempunyai peluang menarik wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan alam dan budaya tradisional yang beraneka ragam.

Dampak negatif globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan :
Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan nasional.
Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia.
Masuknya wisatawan ke Indonesia melunturkan nilai luhur bangsa.

4. Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi

Dampak positif globalisasi bidang ekonomi sektor produksi :
Adanya kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis (melimpahnya bahan baku, areal yang luas, dan tenaga kerja yang masih murah) meskipun masih sangat terbatas dan rentan terhadap perubahan-perubahan kondisi sosial-politik dalam negeri ataupun perubahan-perubahan global, Indonesia memiliki peluang untuk dipilih menjadi tempat baru bagi perusahaan tersebut.

Dampak negatif globalisasi bidang ekonomi sektor produksi :
Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar. Akibatnya kondisi industridalam negeri sulit berkembang.
Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
Suatu perusahaan asing memindahkan usahanya keluar negeri mengakibatkan PHK tenaga kerja dalam negeri.

Rabu, 22 Desember 2010

Ramalan 2011 - Ramalan Bintang 2011 - Ramalan bintang terbaru tahun 2011

AQUARIUS

Banyak rintangan. Namun, harus tetap dijalani berdua. Tidak akan timbul masalah baru jika saling terbuka dan percaya. Apa yang Anda lakukan selama ini sudah sangat baik. Yang Anda perlukan hanya sikap tegas. Jangan sampai Anda menjadi korban pekerjaan. Sering berdebar-debar. Jangan anggap remah. Sempatkan waktu konsultasi ke dokter.

Cinta : Minta izin dengan keluarganya
Keuangan: Rajin menabung
Kesehatan: Jaga kondisi

CANCER
Anda sedang jatuh cinta, tetapi tidak tahu bagaimana cara memperlihatkannya. Ada baiknya Anda memulai perbincangan dengan topik ringan. Saatnya untuk menentukan target karier agar fokus pekerjaan lebih terarah. Jangan terlalu muluk-muluk. Usahakan sesuai kemampuan. Perlu perubahan pola olahraga yang baik. Waktu berolahraga mulai terganggu aktivitas padat.

Cinta : Samakan persepsi
Keuangan: Butuh kerja
Kesehatan: Kurangi minum kopi

ARIES
Rencana untuk menyatakan cinta bisa mengalami penolakan. Jangan putus asa. Tunjukkan saja hal positif dari sikap Anda. Maju terus pantang mundur. Ketekunan berbeda dengan loyalitas. Saat ini Anda lebih banyak mengutamakan ketekunan bukan loyalitas. Akibatnya Anda sedikit diragukan atasan. Anda mengalami dehidrasi yang lumayan parah. Perbanyak mengonsumsi minuman yang mengandung ion tubuh.

Cinta : Dia sangat sayang
Keuangan: Membaik
Kesehatan: Jaga stamina

CAPRICORN
Akan ada konflik. Ketidakcocokan itu biasa, yang penting jaga emosi. Hadapi dan selesaikan masalah dengan baik. Itu bisa terwujud kalau Anda mau sabar dan berpikir tenang. Anda terlalu larut dalam mengatasi masalah kecil, sehingga tidak punya cukup waktu untuk mengatasi masalah besar. Menurunnya metabolisme karena tidak seimbangnya energi yang keluar dengan asupan gizi Anda. Coba mengonsumsi vitamin yang dibutuhkan.

Cinta: Perlu pengenalan lebih dalam
Keuangan: Lunasi utang menumpuk
Kesehatan: Stres

PISCES
Rasa tidak percaya terhadap pasangan membuat Anda cemburu berlebihan. Sebaiknya buktikan dulu kebenarannya, daripada timbul masalah baru. Anda sedang menghadapi kejenuhan di kantor. Perlu pekerjaan lain yang menantang agar lebih semangat dalam menjalani berbagai aktivitas rutin. Istirahat itu perlu. Jangan memaksakan diri terus beraktivitas.

Cinta : Kenali lebih dalam
Keuangan: Banyak rezeki
Kesehatan: Pegal di daerah punggung

LIBRA
Kesalahpahaman sering terjadi pada hubungan. Anda berdua sama-sama tidak mau aktif dalam berkomunikasi. Jangan memendam persoalan yang Anda anggap sepele. Keputusan yang akan Anda ambil cukup sulit. Namun, jangan ragu. Saatnya menunjukan semua kemampuan Anda dalam bernegosiasi. Coba kurangi radiasi apapun yang menyebabkan Anda terkena imbas oleh benda tersebut. Bisa berbahaya untuk hidup Anda.

Cinta : Milikmu selamanya
Keuangan: Bangkrut
Kesehatan: Banyak minum air putih

LEO
Sebaiknya hindari hal-hal yang berisiko celaka. Sifat dan perangainya sangat bertentangan dengan kehidupan Anda. Jangan pasrah terhadap kondisi sekarang ini. Usahakan segera mencari pekerjaan. Anda memerlukan karier yang dapat menunjang kehidupan dan masa depan. Sedikit demi sedikit Anda harus memberanikan diri untuk melawan rasa sakit di tubuh. Kalau tidak begitu Anda tidak akan tahu kondisi tubuh.

Cinta : Jangan sedih karena jomblo
Keuangan: Ada rezeki tambahan
Kesehatan: Terlalu lelah

GEMINI
Jangan ragukan kesetiaan pasangan. Jika dia pergi pasti akan kembali. Dia begitu mencintai dan tidak akan pernah bisa melupakan Anda. Yang penting tetap berkomunikasi. Tidak perlu terlibat persoalan yang belum jelas ujung pangkalnya. Tetaplah konsentrasi pada pekerjaan. Jangan sampai malah Anda akan dijadikan kambing hitam. Jangan terlalu lama menahan keluhan yang Anda rasakan. Itu akan memperburuk kesehatan.

Cinta: Mesra
Keuangan: Jangan memaksa bila tidak ada
Kesehatan: Sangat butuh vitamin C dan E

SAGITARIUS
Usahakan sebisa mungkin untuk mempertahankan keharmonisan hubungan. Cobalah sesekali mengalah saat menyelesaikan masalah sepele. Kekuatan intelektual Anda memengaruhi perkembangan karier. Ini dapat dilihat dari keberhasilan Anda memecahkan masalah berat di kantor. Ketidaktahuan tentang bahaya narkoba bisa menjerumuskan Anda. Waspada dalam pergaulan.

Cinta: Dia sakit hati
Keuangan: Bangkrut
Kesehatan: Perbanyak minum jus buah

SCORPIO
Buat yang masih lajang, bersiaplah. Akan ada ajakan kencan dari seseorang yang selama ini Anda impikan. Saatnya tunjukan siapa Anda sebenarnya. Anda akan banyak terlibat beberapa urusan dengan rekan kerja. Situasinya memang membuat Anda tidak bisa menghindar dari mereka. Namun, Anda bisa mengatasinya. Untuk menjaga keseimbangan tubuh, tingkatkan metabolisme tubuh.

Cinta: Jangan samakan dia dengan mantan
Keuangan: Ingin menabung
Kesehatan: Gangguan pernapasan membaik

TAURUS
Anda tidak terlalu selektif mencari pasangan, terutama dari segi fisik. Anda juga murah hati pada setiap orang. Itu semua akan memudahkan Anda menemukan pendamping hidup. Jangan kecewa dengan pembatalan promosi dari atasan. Ini biasa dalam karier. Tunjukan bahwa mereka salah menilai Anda. Perlu waktu untuk memulihkan stamina yang mulai terkuras. Aktivitas Anda harus sedikit dikurangi karena bisa berakibat fatal.

Cinta: Harus saling mengerti
Keuangan: Butuh dana tambahan
Kesehatan: Kaki sering pegal

VIRGO
Jangan larut pada mimpi yang belum terealisasi. Hadapi apa yang ada di depan mata. Jalani hubungan dengan mesra dan keterbukaan komunikasi. Jangan terlalu terobsesi dengan keinginan muluk. Hadapi kenyataan bahwa Anda adalah bawahan. Yang penting, tunjukan bahwa Anda loyal terhadap perusahaan. Jangan konsumpsi suplemen sembarangan. Coba konsultasi ke dokter.

Cinta : Butuh pengorbanan
Keuangan: Utang lunas
Kesehatan: Gangguan pencernaan

Ramalan Shio 2011

Ramalan Shio 2011 - Bagaimana ramalan shio anda di tahun 2011 nanti? Jawabannya ada dalam ramalan shio 2011 yang sebentar lagi akan anda baca sampai tuntas. Ramalan cinta asmara shio 2011, ramalan karir shio 2011, ramalan peruntungan shio 2011, ramalan pekerjaan shio 2011, ramalan kesehatan shio 2011 - Ramalan Shio 2011.


Berita Hari ini -  Shio Tikus: 1912, 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008, 2020

Sebaiknya tahun ini para tikus berhati-hati dan lebih cermat dalam hal yang berhubungan dengan keuangan. Disarankan agar para tikus mencari jalan untuk mendapatkan pemasukan lebih lewat pekerjaan baru atau kenaikan gaji di tahun ini.

Di tahun ini pula, tikus akan belajar banyak hal terutama dalam mengontrol emosi.

Shio Kerbau: 1901, 1913, 1925, 1937, 1949, 1961, 1973, 1985, 1997, 2009

Tahun ini kerbau sangat beruntung dalam hal karir, namun ia juga harus mau menerima nasehat dan masukan agar tahun ini bisa sukses. Kesehatan mungkin menjadi masalah bagi kerbau di tahun ini. Dan ada kemungkinan terjadi kesalahpahaman saat berbicara dengan kuda, kambing dan naga.

Shio Macan: 1914, 1926, 1938, 1950, 1962, 1974, 1986, 1998, 2012

Sayangnya tahun ini para Macan harus menerima peruntungan buruk terhadap keuangan dan kesehatan. Mereka juga harus benar-benar berhati-hati dalam menjaga hubungan baik dengan Kelinci, monyet, kerbau dan ular.

Shio Kelinci: 1915, 1927, 1939, 1951, 1963, 1975, 1987, 1999, 2011

Di tahun ini, Kelinci diprediksikan mengalami kelemahan dalam hal keuangan. Beberapa masalah besar akan muncul seiring dengan sifat kelinci yang ceroboh. Namun beberapa kelinci juga sangat beruntung dengan mengakhiri masa lajangnya.

Shio Naga: 1916, 1928, 1940, 1952, 1964, 1972, 1988, 2000, 2012

Beberapa hal di luar prediksi akan ditemui para naga di tahun ini, termasuk masalah kesehatan mereka. Ada kesempatan bagus bagi naga untuk berbisnis di tahun ini. Sangat disarankan bagi naga untuk tetap sabar dan tidak terburu-buru dalam menjalankan sesuatu. Emosi yang naik turun dengan cepat akan membawa masalah bagi naga.

Shio Ular: 1917, 1929, 1941, 1953, 1965, 1977, 1989, 2001, 2013

Kompetisi adalah hal yang terbesar dihadapi oleh Ular di tahun ini. Kesempatan baik dalam hal karir muncul di awal tahun. Sebaiknya ular lebih bersabar dan telaten dalam menjalani tugasnya. Ular juga tak boleh sesumbar terutama saat bertemu dengan lawan.

Shio Kuda: 1906, 1918, 1930, 1942, 1954, 1964, 1978, 1990, 2002, 2014

Di tahun ini kuda akan menghadapi masalah dalam asmara, kecemburuannya menimbulkan kesalahpahaman di dalam kehidupan cinta. Sangat disarankan agar para kuda tidak keras kepala, karena ada kemungkinan di tahun ini kuda menghadapi konflik dengan monyet, tikus dan kerbau.

Peruntungan akan datang seiring dengan kesabaran dan kelunakan hati kuda.

Shio Kambing: 1907, 1919, 1931, 1943, 1955, 1967, 1979, 1991, 2003, 2015

Banyak masalah akan menyambut para kambing di awal tahun ini, namun kambing mampu menghadapi masalah yang beraneka ragam tersebut.

Pernikahan banyak dilakukan para kambing, ada pula yang memiliki keturunan di tahun ini. Banyak hal baik akan ditemui para kambing di akhir tahun. Namun sebaiknya kambing tidak terlalu bersikap keras saat menghadapi kerbau, anjing dan tikus, agar tak terjadi kesalahpahaman yang tidak perlu.

Shio Monyet: 1908, 1920, 1932, 1944, 1956, 1968, 1980, 1992. 2004, 2016

Di tahun ini monyet akan bertemu dengan sahabat-sahabat di masa lalu. Mereka akan banyak mempengaruhi hidup monyet dan membantu monyet dalam menjalani kehidupannya. Bepergian adalah salah satu hal menyenangkan yang akan dilakukan monyet tahun 2011 ini. Peruntungan monyet bisa dikatakan biasa-biasa saja dan tak ada yang terlalu istimewa.

Shio Ayam: 1909, 1921, 1933, 1945, 1957, 1969, 1981, 1993. 2005, 2017

Ayam tak akan menemui banyak halangan di tahun ini. Semuanya cenderung berjalan lancar dan biasa saja. Tak ada yang terlalu istimewa dalam hal cinta, karir dan kesehatan.

Namun di tahun ini ayam lebih banyak bergaul dan menemukan teman baru. Ada baiknya para ayam belajar lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, terutama yang berkaitan dengan masa depan.

Shio Anjing: 1910, 1922, 1934, 1946, 1958, 1970, 1982, 1994, 2006. 2018

Di tahun ini, tak banyak keberhasilan yang ditemui para anjing. Mereka cenderung banyak belajar di tahun ini. Hanya dengan dukungan dari keluarga dan orang yang dicintai, anjing akan tetap bisa bertahan dan sukses dalam pekerjaan. Sayangnya di tahun ini mereka kembali diuji dengan kesehatan yang kurang baik.

Anjing juga akan berselisih paham dengan ayam, kambing dan naga. Ada baiknya anjing tidak menunjukkan keras kepala yang berlebihan dalam menghadapi ketiga shio tersebut.

Shio Babi: 1911, 1923, 1947, 1959, 1971, 1983, 1995, 2007, 2019

Awal tahun, Babi mendapat banyak rejeki. Dan bagi mereka yang belum punya pekerjaan, mereka akan mendapat pekerjaan yang baik.
Di tahun 2011, Babi termasuk salah satu shio yang beruntung dalam hal karir dan cinta. Di pertengahan tahun, peruntungan ini semakin besar. Sayangnya mereka akan menghadapi sedikit pertikaian dengan Monyet dan Ular. Sebaiknya dalam berbicara, Babi berhati-hati dan tidak menyinggung perasaan kedua shio tersebut, sehingga Babi masih dapat menjaga hubungan baik dengan keduanya.

Korean Fanfiction - "DONG BANG TARUB"

Title : A Whole New World (Dong Bang Tarub)
Genre : Komedi

Cast : DBSK, SUJU, After School, Wonder Girls, SS501, 2NE1, SNSD, CASSIOPEIA dan MinHo-Shine (tokoh figuran).

Intro : CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA, NGGAK ADA NIAT BURUK SEDIKITPUN.

Flash back pada kisah “Crazy Life”


Yunho dipaksa menikah dengan BOA Jamilah oleh Ibu Suri Hee Chul, sang omma yang sangat teguh pada aturan dan petuah istana, tapi Yunho nggak mau. Maka dari itu mereka berlima mendapat hukuman dibuang ke Bumi, karena prinsipnya,

“jika SATU MAKAN DUREN, maka SEMUA KENA GETAHNYA”
Kisah cinta Yunho dan Ju Yeon pun berakhir di kandang kuda.

Setelah terbuang dari istana, para Dong Bang terdampar di Kota K-Pop, salah satu kota terkeren yang ada di Bumi.

Yunho sendiri nyasar di got, Jaejong nyangkut di pohon pisang, Yoochun kegantung di tali jemuran, Junsu terdampar di atap rumah, dan Changmin masuk kandang onta.


DBSK…now…

Mereka semua kompak tersadar dari pingsan setelah ditendang keluar dari istana Dong Bang. Yunho segera meniup peluit, pertanda semua harus berkumpul.

“lu bawa apaan tuh min…?” tanya Junsu.
“telur onta, buat kenang-kenangan”
“emang onta punya telur ya…?”
“dimana nih hyung…?” Changmin nanya sama Yunho tanpa mempedulikan pertanyaan Junsu.

“kita cari tau aja yuk…!” sahut Yunho, dan baru aja dia selesai ngomong gitu, tiba-tiba dia lihat tujuh dewi lagi mandi sambil nyuci di kubangan kebo samping rumah pake sarung batik.

“ck…ck…ck…CANGGIH amat…” ucap Jaejong dengan raut terpesona.
“CANTIK kali hyung…?” kata Changmin.
“nggak, soalnya kata CANTIK itu sudah jadi hak paten gue” balas Jaejong.
“ho’oh hyung, kenapa nggak dari dulu aja kita dibuang ke Bumi” dukung Yoochun.
“kita colong selendangnya yuk…!”
“tapi…mana selendangnya, lagian jumlah dewinya ada tujuh, kan kita cuma berlima, kasian dong yang dua nggak dapat pasangan”
“tenang aja hyung, ae siap poligamiin yang dua, kan halal dalam agama” kata Yoochun.
“hya…ngapain kalian di situ…ngintipin kita mandi ya…?” kata salah satu dari tujuh dewi, menghentikan aksi diskusi lima pandawa Dong Bang.
“hya…ngapain juga kalian disitu, nguping seleb lagi diskusi ya…?” balas Junsu nggak mau kalah.
“seriusan lu nggak kenal kita…?” tanya tujuh dewi kompak.
“enggak tuh…?

Tujuh dewi mulai pasang aksi.
“Kahi, I’m Leader, vocalist, sekaligur rapper” ucap yang tertua dari mereka, (serakah banget sih lu unn…).
“BeKah, rapper dan vocalist”
“Jung Ah, lead vocal”
“Nana, Vocal”
“Raina, lead vocal dan rapper”
“UEE, vocal”
“aku Ju Yeon vocalist, sekaligus member yang paling CANTIK”

“DAN…….KAMI ADALAH AFTER SCHOOL, yeah…aha…aha…” ucap mereka bersamaan pake gaya rapper dengan formasi tujuh kurcaci.

Setelah memperkenalkan diri, tujuh dewi itu pulang, tapi selendang salah satu dari mereka nyangkut di jempol kaki Yunho (ralat, bukan selendang tapi syal, kan di Korea orang biasa make syal), ia tertinggal oleh teman-temannya. Dengan sigap Yunho mengambilnya kemudian mendekati dewi yang tertinggal itu.

“siapa nama lu tadi…?”
“Ju Yeon, Lee Ju Yeon” sahutnya innocent.
“lu cantik banget sih…! Lu mirip mantan pacar gue, mau nggak jadi bini kedua gue…?”
“oh…oppa udah nikah ya…? Mana istri oppa…?”
“tuh yang lagi KUNYAH DAUN SIRIH SAMBIL NGIKIR GIGI PAKE TEMBAKAU, namanya Jaejong, gue cinta sehidup semati sama dia, GUE YANG HIDUP, DIA YANG MATI”
“kok gitu…?”
“kan cinta se-HIDUP se-MATI” sahut Yunho pake senyum genit.
“sialan lu JONO’…sapa bilang gue bini lu…?” protes Jaejong.
“oh…maap…gue lupa honey…” sahut Yunho sambil cengingisan.

Di apartemen After School

“o…jadi kalian lagi nyari rumah kontrakan…?” ulang Jung Ah setelah mendengar keterangan Yunho,
“kenapa nggak apartemen aja…?”
“duit kita nggak cukup, udah habis buat bayar ojek, lagian Bunda Ratu Hee Chul cuma ngasih bekal suara emas aja buat kita berlima”
“kalo gitu jual aja suara kalian…” kata Ju Yeon sambil tersenyum tersipu karena diperhatikan Yunho.
“emang ada yang mau beli…?” tanya Junsu antusian,
“suara gue kualitas nomor satu, LIMITED EDITION” lanjutnya.
“tenor gue tinggiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii banget…warisan Maria Carrey” Changmin nggak mau kalah. Si Nana, member termuda segera pasang aksi pengen caper sama Changmin.
“maaf gue udah punya pacar…” tolak Changmin mentah-mentah.
“siapa…?”
“tuh si Author” (*disorakin cassie)
“oke…kalo gitu…kita bantuin lu nyari rumah kontrakan” ujar Kahi sang leader.

“gomaw noona…” kata Dong Bang kompak.

Satu minggu kemudian…


Lima pandawa Dong Bang udah tinggal di rumah baru, bekas kandang ontanya After School, ontanya sendiri udah imigrasi ke kamar Ju Yeon, karena Ju Yeon itu baik hati, itu juga yang bikin Yunho tambah jatuh hati sama dia.

Sekarang adalah hari pertama masuk sekolah. Mereka jadi anak baru di SMU terbonafit di kota itu, yaitu SMU Negeri 1 K-Pop. Sejauh mata memandang, berseliweran kendaraan-kendaraan impor keren, dari andong, becak, bemo, pick up, traktor, buldoser, apa lagi ojek, ada juga busway, kereta gantung, kereta api, kereta gulung, pesawat, kapal pesiar. Pokoknya semua kendaraan yang ada di bumi, baik yang ngerayap di tanah sampe yang terbang di udara. Malahan ada yang datang pake pesawat jet pribadi. Sedangkan lima pandawa Dong Bang cuma naik onta, itu pun Changmin nggak kebagian, dia cuma jadi tukang narik tali doang, Yunho sendiri jadi juki.

“sekolah kalian keren juga ya…ada terowongannya” ucap lima Dong Bang dengan tatapan takjub.
“iya dong, kan bekas tambang tikus” kata Kahi bangga.
“itu yang pake jet pribadi siapa…?” tanya Jaejong.
“itu dabel es faiv ou wan, leadernya Kim Hyun Joong anaknya juragan rombengan impor dari singapur” sahut Ju Yeon.
“trus yang pake helicopter siapa…?”
“sang cewek empat orang itu…?” Jung Ah balik nanya, sementara Changmin berbisik di telinga Junsu, ngegosipin empat cewek yang pake helicopter.
“hyung…dia ikut-ikutan F4’kan…? Sekolah pake heli segala”
“yang itu namanya tu-NE-one, papinya seorang PEJABAT”
“pejabat apaan…?”
“PEJABAT TANGAN” sahut Nana.
“trus SEMBILAN orang yang pahanya seragam itu siapa…?”
“mana…?”
“itu…lho yang pake andong”
“oh…mereka itu GENERASI CEWEK, anaknya pak KEPALA”
“kepala sekolah…?” tanya Yoochun.
“KEPALA SANTET” sahut Nana lagi.
“mirip jongos di istana kita hyung”
“nah…sekarang lu lihat yang tiga belas orang itu, yang pake kereta api, mereka itu Super Junior”
“hyung…liat deh..yang itu mirip Mami” kata Junsu sambil nunjuk Hee Chul,
“iya, trus itu yang satuan mirip Abah…” balas Yoochun sambil nunjuk Kangin.
“kalian semua hati-hati sama mereka”
“kenapa…?” tanya Yunho.
“mereka itu geng paling berpengaruh di sekolah kita ini, mereka paling sering bikin rusuh, hobinya tawuran”

“tawuran sama siapa…?”
“sama onta-onta gue”

Jam istirahat tiba…


Waktu itu mereka lagi mau ke kantin, tiba-tiba segerombolan anak mencegat mereka di terowongan menuju kantin.

“ada apaan…?” tanya Yunho sambil membelakangi keempat sodaranya, sebenarnya dia nggak niat buat maju duluan tapi karena Jaejong dorong dia, udah terlanjur basah, ketimbang mundur, mending maju aja sekalian.

“cuih…anak baru belagu, benar nggak lu TELETUBIES…?” tanya Yesung preman abis (kasian selingkuhanku dapat peran rada antagonis disini *Dimutilasi ELF).

“kok TELETUBIES…? Kita DONG BANG SHIN KI tau…” sahut Junsu sok strong, tapi sesaat kemudian dia kembali sembunyi dibelakang punggung Yunho.

“oh…mian…kalo gitu gue salah orang” ucap Yesung, dia pun mundur. Kali ini Kangin yang maju,

“ommo…si ABAH…” jerit Jaejong histeris, ngalahin histerinya cassie waktu liat mereka di Sydney.

“gue ingatin ya…lu jauhin JAMILAH sekarang juga…!”

“sapa lagi tuh JAMILAH…”

“itu…si JU YEON, lu nggak tau ya…itu nama bekennya di sekolah ini”

“kenapa…? Apa hak lu ngelarang gue…?” tantang Yunho.

“KARENA EH KARENA…Hongki naksir dia…terereret…” SUJU koor lagu dangdutnya Bang Rhoma.

“KENAPA EH KENAPA Hongki naksir dia…? Terereret ” balas DBSK lagi, mereka juga nggak mau kalah ber-koor dangdut kyak SUJU, ala-ala MV Show me your love, mereka nyanyi keroyokan.

“mana gue tau…” galak si Hee Chul. Jaejong kembali histeris,

“kya…si omma…”

“BTW…Hongki tu siapa, pasti tikus piaraan lu ya…?”

“hush…sembarangan aja lu, Hongki tu CS gue”

“anak FT Island yang jualan alat musik itu ya…?” tanya Yoochun.

“oh…gue tau, mereka itu’kan anak band paling popular di sekolah kita tercinta ini, banyak murid cewek yang ngejar” lanjut Junsu.

“kenapa…? Ditaksir ya…?” tanya Changmin penasaran.

“NAGIH HUTANG” sahut Junsu.

“jadi…selama ini cewek-cewek ngejar dia cuma buat nagih hutang…?” kali ini Kyuhyun yang ngomong (*suami kedua author setelah Changmin tercinta, *Digunduli ELF)

“maka dari itu lu nggak boleh deket-deket sama Ju Yeon”

“nggak bisa…” kata Yunho, “gue udah terlanjur LOPE sama Ju Yeon, sampe titik darah penghabisan gue bakal maju, pantang mundur sebelum padam…?”

“itu slogan baru kita ya hyung…?”

“slogan pemadam kebakaran, gue ngerental seribu perak per-kali ngucap”

“CHINGGUS…si Dong Bang banyak omong nih, dia nggak tau gimana reputasi kita di sekolah ini kali ya…” Siwon maju.

“kita keroyok aja, kan mereka cuma berlima, kita bertiga belas, pasti KOIT seketika”

“SERAAAAAAAAAAAAANG…!!” Leeteuk memberi aba-aba.

Anak-anak SUJU mulai nyerang DBSK pake kue tar, bolu kukus, brownies, pasta, batagor jogja, dodol garut, Si Kyuhyun malah ekstrim nyerang pake teh gingseng campur madu (jangan tiru adegan ini, apa lagi sampe coba resep teh-nya, zaman lagi susah bo’ jangan buang-buang makanan, kekekekeke) , Changmin keenakan nangkap teh pake bibirnya yang seksi, langsung plong.

“HYA…KAMANHEE…” ucap suara tak dikenal, muncul dari balik terowongan tikus.

“siapa lagi lu…?” tanya Dong Hae sadis. Jaejong histeris lagi,

“kya…si tukang kipas istana…”

“SunYe”

“SoHee”

“SunMi”

“YooBin”

“Ye Eun”

“…dan kita adalah WONDER GIRLS… pembela kebenaran, baru balik dari Amerika” ucap mereka kompak, formasi CIRLIDERS, langsung konser.

(I want no body no body but you….)

“ngapain kalian ke sini pake kostum vampir…? Salah tempat tau, ini bukan festival hallowance”

“ih…kita baru aja ikut lomba karnaval tau, wakilin skul di tingkat RT, dapat Juara sepuluh malah” kata SunYe bangga.

“mana pialanya…?”

“dicolong sama Harry Potter buat property film Harry Potter and the Goblet of fires”

“oh…eike ingat bo’ itu film favorit eike, yei ingat nggak, cowok cuco yang yang saingan sama Harry, dia juga main di twilight lho…” ujar Ki Bum, karakternya jadi banci di sini. Sebenarnya JJ nyadar dia mirip tukang kipas istana, tapi kali ini dia malas buat histeris.

“sumpe lo…?”

“yoha…”

“katanya WONDER GIRLS, kok jadi ngegosip…?” dengus Changmin kesal.

“guys…kita jadi tawuran gak neh…?” tanya Junsu.

“pending aja dulu, senjata kita udah abis…ntar kalo ada duit lagi baru kita lanjutin” sahut Kyuhyun.

“kyaaaa… nggak seru, nggak asyik lu, padahal kita belum kenyang nih… tumben-tumben ada yang tawuran pake aneka kue, kan lumayan Dong Bang perbaikan gizi” kata Changmin. Mentang-mentang tubuhnya tambah kurus.



Debut karir Dong Bang Shin Ki


Mereka semua termenung di panggung konser yang sangat sepi. Akibat usulan Ju Yeon, Dong Bang akhirnya setuju untuk menjual suara mereka. Tapi menjual suara itu nggak semudah menjual bakso. Sangat sulit untuk memperoleh nama besar terlebih mendapat simpati banyak orang. Ini penjualan pertama suara emas mereka, cuma ada tujuh tante-tante, tujuh nenek-nenek, tujuh banci-banci dan tujuh dewi yaitu After School yang menjadi penonton mereka, panggungnya juga sempit dan kumuh, microfonnya bertali, jadi nggak leluasa bergerak, cuma bisa jingkrak gaze seadanya.

“hyung…gue laper…” rengek Changmin, matanya udah cekung, kepalanya botak, dan perutnya buncit, emang tanda-tanda busung lapar.

“sabar ya honey…tunggu papa Uno pulang ngamen dulu…” kata Jaejong sambil ngikir gigi pake tembakau. Gara-gara keseringan gaul sama nyak-nyak yang di pasar senen, Jae jadi rada countri gitu.

“ternyata hidup di bumi itu nggak semudah yang kita pikirin ya hyung…” ujar Junsu dengan tatapan menerawang. Mukanya udah kusam gara-gara salah beli krim pemutih wajah, aneh…wajah udah sebening itu, masih nafsuan juga sama pemutih wajah.

“gue kangen sama kayangan doungsaeng…” timpal Yoochun sambil main mata sama semut yang ngerayap di hadapannya, semutnya jual mahal, cuek bebek gak punya otak gitu.

“tapi…gimana caranya…balik ke kayangan? Bunda ratu udah ngusir kita”

“yo…come on guys…nggak ada gunanya kita menyesali yang udah terjadi, mungkin Bumi memang takdir kita, sekarang saatnya pembuktian, kita berjuang hari ini untuk masa depan, hwaiting…” ucap Yunho yang baru datang. Leader yang satu ini memang penuh dengan aura spirit.

“emang kita mesti ngapain hyung…?”

“kita nggak punya uang, dan udah nunggak uang SPP tiga bulan”

“tenang aja…! Gue udah ketemu seseorang yang mau beli suara kita”

“siapa…?”

“namanya Cassiopeia”

“mana orangnya…? cantik nggak…?” tanya Yoochun.

“cantik banget…”

“kalo Cassiopeia yang itu, gue tau hyung” timpal Changmin, “kita sempat kenalan waktu belajar ilmu perbintangan, Cassiopeia adalah simbol kecantikan Euthopia, istri dari Cepheus, nama anak mereka Andromedon”

“lu lagi omongin Cassiopeia yang mana sih YAMIN…?” tanya keempat hyungnya.

“mitologi Yunani” sahut Changmin polos, CAPEDE…

“maksud gue tuh Cassiopeia yang bakal jadi fans kita nantinya, konon katanya mereka adalah sebuah club yang menyebar di hampir seluruh penjuru Bumi, jumlah mereka banyak dan besar, pusatnya ada di Korea dan Jepang”

“wah…chongmal…hippo tta…” Junsu terkagum-kagum.

“trus…dari mana Yunho hyung tau soal ini…?”

“janji ya…jangan bilang siapa-siapa” kata Yunho.

“apaan…?”

“gue baca ramalan zodiak di majalah…”

“ooooooo…………” koor yang lainnya kompak.

“yo U-Know…let’s try some noisy bit…” kata Yoochun.

“let’s do this…” sahut Yunho.

“OOOOOOOOOOOOO” koor yang lain.
Di Kantin…


“bang…pesan buchimgae** dong…” kata Yunho.

“bungeo-ppang**…” (Jaejong)

“gukwa-Ppang**…” (Yoochun)

“anak pank…” (Junsu), lho…? Maksudnya “gyeran-ppang**”, kepengaruh ada ppang-ppangnya gitu, kan PPANG sama PUNK, bacaanya sama.

“kalo ae BUBUR AYAM tapi gak pake ayam bang” kata Changmin, tampil beda, membuat semua murid SMU Negeri 1 K-pop yang ada di kantin menoleh ke arahnya.

“gue emang paling popular di sekolah ini sampe semuanya terkesima dengan KEGANTENGAN gue” lanjut Chang dalam hati (kepedean lu padahal itu karena lu adalah suami si author, */\*dimutilasi).

Kemudian dalam adegan slow motion muncul empat orang dalam bayang-bayang kegelapan matahari senja. Pertama-tama muncul si muka jutek berambut kribo kostum warna hitam karya desainer ternama yaitu seorang mantan tukang jahit di pasar senen, anaknya chaebol ternama. Kemudian dibelakangnya menyusul si wajah tenang ala-ala malaikat dengan kostum putih, cucu mantan presiden, lalu si player berwajah imut dan menggoda, hobinya gonta-ganti pacar yang juga seorang seniman keramik, kemudian si ceria anaknya mafia yang menguasai hampir seluruh klub malam. Empat orang cewek yang salah satunya adalah anak pemilik SMU Negeri 1 K-Pop. Mereka berkuasa di sekolah ini, 2NE1 mulai konser,

“I go by the name of CL of 2NE1
It's been a long time coming, but We're here now
And We about to set the roof on fire baby (Uh oh)
You better get yours cause I'm Gettin' mine” (rap lagu fire)

Kontan semua murid histeris berlarian ke arah mereka, F four F-four… ada yang nabrak tembok, ada yang nabrak tangga, ada yang nabrak lantai dan ada yang nabrak udara. 3…2…1…lho….? Kok…? rombongan itu melewati mereka, dan justru memburu lima orang cowok yang ada di belakang mereka, Hongki dkk (FT Island).

“iyuhhh…Oppa…”
“your voice serek-serek gimana gitu…”
“lho…kan kita F4-nya, kok mereka malah memburu si Hongki dkk, belum pernah ada dalam sejarah tuh yang namanya F5” kata CL keheranan.
“hya…kita F4 ada di sini guys…!!” seru si Dara.
“sory…kita bukan lesbi” sahut salah seorang anak, alhasil F4 gadungan dari 2NE menangis meraung meronta seorang diri tanpa ada yang mau mempedulikan, sampai siapaun yang melihatnya jadi illfill, nangis pake acara ngais tanah saingan sama ayam kampung.
“Hong…balikin duit kita…!!” ujar cewek-cewek yang memburu si Hongki. Tengsin berat, apa lagi saat itu di kantin ada Jamilah alias Ju Yeon.

“jangan keras-keras dong…!! Pan lu tau gue anak kos, belum datang kiriman gitu, tadi gue sempat mampir di ATM tinggal seratus tujuh belas ribu lima ratus tujuh puluh sembilan perak, gak bisa dikeluarin karena itu saldo minimal buat bank” Hongki menjelaskan pake acara bisik-bisik takut kedengaran.

Para penagih hutang pun menjauh. Hongki dkk melangkah cool menuju Ju Yeon yang lagi bantuin ibu kantin nyuci piring. Tapi dia batal nyamperin tu cewek, teringat sama tujuan utamanya nyari Yunho. Saingannya dalam memperebutkan cinta dan kasih sayang JuJu.
“etensen guys…gue lagi nyari seseorang yang bernama KINGKONG, leadernya Dong Bang”
“gue leadernya Dong Bang tapi nama gue YUNHO…” kata Yunho seakan menantang tatapan mata sadis Hongki.
“KINGKONG…kek Yunho kek, whatever, I don’t care”
“nggak bisa gitu dong, orang tua gue udah korbanin domba waktu ngasi gue nama YUNHO, jangan seenak dengkul lu pake acara rubah nama gue sembarangan” Yunho ngangkat pacul. Hongki ketakutan.
“sory bang cuma bercanda…! Abang Uno ganteng deh…eike suka…!” ucap Hongki. Tapi sayang itu cuma khayalan Yunho doang. Faktanya Hongki lagi melototin dia sambe bola matanya hampir berwarna putih semua, mata itamnya gak tau ilang kemana, alhasil mereka saling menatap.

Tatapan iblis, lengkap dengan ilustrasi evil’s laught-nya. Kalo diilustrasikan seumpama ada api yang berkobar-kobar di mata mereka, kamera terpusat pada dua pasang bola mata itu, memang terlihat ada api yang sedang berkobar-kobar. Sebenarnya itu pantulan api yang berasal dari kompornya ibu kantin. Mereka saling mencengkeram kerah seragam sekolah, siap-siap buat cakar-cakaran, saling jambak, tapi tiba-tiba kepala sekolah datang menghentikan. Kepseknya tuh mirip sama Siwon, namanya Abdullah Kangta. Kepala sekolah tersadis dalam sejarah SMU Negeri 1 K-Pop, baru aja ikut wajib militer dua tahun, semua arwah murid-murid yang sempat bunuh diri di skul pada takut sama dia, tanya kenapa…? (jalan pintas dianggap pantas, ***gak nyambung) karena body guardnya adalah Sumanto.

“kalian kenapa berantem…?”
“belum berantem kok sonsaengnim…” sahut YunHong (Yunho-Hongki) barengan.
“kalian tau nggak, aturan di skul ini…?”
“gak tau tuh sonsaengnim…”
“berantem adalah pelanggaran terberat”
“tapi kita’kan belum sempat berantem”
“nah…justru itu lebih parah lagi hukumannya”
“kok bisa…?”
“semau gue yang bikin aturan dong, kan gue kepseknya…”
“trus hukumannya apa…?”
“cat es batu sana…!!!”
“yee…?” tanya YunHong kompak.
“LAKSANAKAN…!!”
“siap dilaksanakan…!” karena takut, mereka iya-iya aja soalnya raut wajah kepsek Kangta ngalahin sadisnya kapten Nero di film star trek.

Di lapangan upacara


Ju Yeon datang ngelapin keringatnya Yunho sementara Hongki ngomel-ngomel gak jelas, cemburu katarak minus dua puluh.
“JuJU…kok bisa-bisanya lu ngebelain Yunho hyung, kan gue yang duluan naksir lu…”
“soalnya Yunho hyung lebih cakep gitu…”
“cakepan juga gue”

“cakepan gue dong…! tanya aja authornya, pasti dia bilang cakepan gue soalnya dia cassie…” Yunho nggak mau kalah, sambil harap-harap cemas kalo author bakal berpihak sama dia. Tapi sori gue sebagai author harus netral. Yunho mewek, nangis hentak-hentak kaki ke tanah, JuJu hampir illfill kalau aja nggak segera lihat bibir seksinya yang super imut nggak kayak Changmin yang berbibir lebar, tapi bagi author tetap seksian bibir Chang, soalnya Chang suami abadinya si author. Menikahnya di alam nggak sadar, berikut jin dan konco-konconya jadi saksi.

YunHong hampir aja adu jotos lagi, tapi tiba-tiba seseorang datang menghentikan. Bukan kepsek Kangta yang mantan militer itu, bukan juga sesama member, bukan juga F4 gadungan. Tapi seorang cewek berjilbab lebar kayak mukenah. Semua pada kompak bilang.

“Assalamualaikum ukhti…”
“ukhti pala lu…nama gue Hee Chul…”
“ommo…gak nyangka deh…”
“sejak kapan lu pake jilbab panjang super lebar dan luas gitu…?”
“baru semenit yang lalu, gue baru aja tanda tangan kontrak film Ramadhan, makanya latihan pake jilbab”
“oh…kiraen….”
“gue ada ide brilian terkait perebutan Ju Yeon kembang sekolah oleh YunHong”
“sialan gue dikatain kembang…gue bahkan lebih mekar dari kembang tau” protes Ju Yeon.
“apanya yang mekar…?”
“gak tau, gua asal ngomong”
“trus apaan ide lu…?”
“gimana kalau kalian adu panco aja…?”

“wah…boleh juga tuh…” sambut Yunho antusias sambil pamerin lengannya yang kekar dan berisi. Sementara Hongki masam-masam doang liat lengan Yunho. Sirik-sirik buta gitu.

“boleh pake dua tangan gak hyung…” tanya Hongki.

“gak boleh” bentak Yunho.

“gimana kalo kuku gue patah…? gue’kan baru meni-pedi gitu…” ucap Hongki sembari memamerkan jari-jarinya yang tampan dan lentik.
 
Di dekat tong sampah

Hukuman kedua bagi YunHong, mereka mesti berantas semua tikus dan kecoa yang ada di sekolah. Kerja sama, bahu-membahu saling membantu. Lalu muncul sembilan orang cewek penjahat di sekolah, langsung ngegodain si Hongki.

“hya…Chinggu, ada cowok cakep nih…! minta tanda tangan yuk…!” kata Taeyon sang leader.

“huwaaaak…whuaaaak….” Hongki menangis sejadi-jadinya membuat sembilan cewek itu ketakutan, apa lagi waktu itu Yunho mempelototi mereka.

“ampun oppa…! kita belum apa-apain dia kok, HONGKI MASIH SUCI, swear…” imbuh Yoona.

“kalo gitu…kenapa dia nangis…?”

“nggak tau Oppa…”

“jangan bohong lu, menjauh lu semua, dasar sok cute, sok imut, belum tau ya…Junsu benci cewek sok cute…?”
“u…udah tau kok oppa, ne baru aja baca di mesejnya grup Cassie di FB”
Sementara itu tangis Hongki makin menggila, Yunho tambah marah, nggak tau kenapa tiba-tiba aja pengen lindungin Hongki.
“lu apain dia sih…? pake pelet model apa…?”
“nggak diapa-apain Oppa su..swear…!!” suata tiff bergetar ketakutan.
“Hongki…lu nangis kenapa…?”
“kaki saya diinjak hyung…huwaaaak…hwuaaaak…”
“siapa yang injak…?”
“kan Yunho hyung yang injak…”
“masa sih…?” kaget Yunho. Sembilan penjahat ketawa, tapi segera berhenti waktu Yunho pelototin mereka.

“jauh-jauh lu semua…!!” bentak Yunho sadis. Sembilan cewek lari ngibrit. Ada yang langsung manjat pohon, ada yang masuk terowongan di tanah, gabung sama tikus dan kecoa, ada yang masuk kubangan, dan ada yang nyebur ke got.

“lu nggak apa-apa’kan…?” tanya Yunho pada Hongki setelah ditinggal kabur sama sembilan penjahat itu.

“nggak apa-apa hyung, gen chan-ah…chongmal gomaw-himnida” sahut Hongki innocent, menatap Yunho penuh kekaguman, udah mulai timbul rasa gimana gitu. Ada perasaan aneh yang menjalar dalam hatinya.

Keesokan harinya

Alhasil mereka nggak jadi adu panco. Karena baru aja nonton film Ninja Asassin dimana Bi Rain sebagai pemeran utamanya, Yun-Hong terinspirasi sama film itu, mereka jadi adu pedang gitu.

“hyung…lu liat deh ototnya Bi Rain Hyung…seksi banget’kan…?” kata Hongki dengan raut terkagum-kagum.

“iya seksi banget, tapi…seksian juga gue…” sahut Yunho dengan raut masam, cemburu gitu.

“hya…kapan mau tanding pedang-pedangannya…?” teriak salah seorang penonton di pinggir lapangan, namanya Hangeng.

“iya…ini juga lagi mau mulai…” sahut Yun-Hong kompak. Mereka kembali saling menatap tajam setajam mata pedang yang memantul di mata mereka.

“hyung…nggak seru ah…baru juga ciuman sekali tapi ceweknya udah mati…” lanjut Hongki lagi.

‘iya…trus matinya tragis lagi…”

“tapi Bi Rain hyung cool banget di film itu, beda sama perannya di full house yang cool-cool tapi kocak gitu…”

“iya…awalnya gue nggak nyadar kalo itu Bi Rain hyung…tapi lama-lama nyadar juga, lupa baca sinopsisnya” imbuh Yunho.

“hya…kok jadi ngegosip sih…?” kata seorang penonton lagi, kali ini si Leeteuk. Dia udah taruhan sama Kyuhyun. Kalo Yunho menang, Kyuhyun mesti cium Leeteuk, dan kalo Hongki yang menang, Leeteuk mesti cium Kyuhyun.

Yunho pun mulai beraksi. Otot-ototnya yang besar dan seksi berkeringat membuatnya tampak lebih maskulin. Tatapan tajamnya menyihir siapa pun yang dipandangnya. Bibir tipisnya terkunci rapat. Hidung bangirnya melukiskan senyum sinis. Di pipi kirinya ada tanda silang yang bersinar tertimpa sinar mentari, ala-ala Kensi Himura. Sebenarnya Yunho baru aja dicakar kucing. Dengan sekali gerakan ia mengangkat pedang bersiap menyerang Hongki, namun gerakannya tertahan, teringat sesuatu.

“lha…kok nggak jadi nyerang…?”

“gue lupa belum ngasah pedangnya…” sahut Yunho. Hongki mengangguk paham, akhirnya dia terpaksa nunggu Yunho mengasah pedang.

“Hongki…lu ganteng juga ya…” kata Yunho sambil ngasah pedang.
“masa sih hyung…? Jadi malu…” sahut Hongki sambil tersenyum tersipu.
“bener deh swear…tak kewer-kewer nggak pake R” Yunho tambah genit.
“ih…eike jadi malu bo’…” karakter Hongki jadi banci di sini.
“pacaran yuk…!!!” ucap Yunho tiba-tiba.
“seriusan hyung…?”
“seriusan dong…” Yun-Hong pelukan romantis, benci jadi cinta gitu.

“lha…kok ceritanya jadi gini…? gue jadian sama siapa dong…?” protes Ju Yeon.

“lu ke laut sana, cewek berisik…! Lu pacaran sama author aja” maki Yunho. Tapi sayangnya author bukan lesbi.

“dasar siluman lu…tapi hyung…kita jadi’kan pacaran…?” timpal Hongki.

“nggak jadi, gue udah punya cinta sejati…” sahut Yunho.

“siapa…?” Hongki mewek, udah kedung GE’ER.

Tiba-tiba muncul seorang cewek yang cantik jelita dengan mahkota emas, baju rumbai-rumbai ala ratu prancis, dan sepatu kaca.

(Theme Song : Cinderella). The truth Yunho’s Love is coming. YunJae couple beraksi. Jaejong alias Noksu in the king man.

“I’m Jaejong-rella…kembarannya Cinderella…! Denger ya…lu semua nggak pantes buat Yunho, gue yang pantes” Jaejong ngomong ala sinetron Indonesia.

Epilog

Pada akhirnya Yunho ataupun Hongki nggak ada yang jadian sama Ju Yeon. Yunho kembali pada pacar syahnya si Jaejong, dan Hongki jadian sama MinHo. Selain itu, Yunho dan empat sodaranya berhasil jadi penyanyi sukses di kota K-Pop, bahkan udah ekspansi ke kota J-Pop. Lagi woro-wiri sama singel break out dan tokiwo tomete.

The End

Mianhe…Shocking you more…

****Buchimgae adalah jenis kudapan yang dibuat dari kimchi atau makanan laut yang dicampur dengan adonan tepung dan digoreng menjadi seperti pancake.
****Bungeo-ppang, gukwa-ppang, dan gyeran-ppang adalah jenis kue panggang yang diisi dengan pasta kacang merah.

Credit : k-pop fan fiction
 

Korean Fanfiction - Alzheimer

Posted: Januari 4, 2010 by ELF4SUJU in 11391, 로맨스 ♥ Romance, fanfiction, 한방 ♥ One Shot, 우정
Tag:Donghae, Eeteuk, super junior
By : onlyforsuju

Donghae tersenyum memandang foto itu. Foto bersama seorang laki laki yang sangat disayanginya. Eeteuk, kakaknya.

“Hyung. Kau tau, sekarang aku sudah jadi orang sukses, aku jadi dokter. Aku sudah bisa membiayai hidupku sendiri. Kau percaya itu, Hyung ?” tanya Donghae sambil menatap wajah kakaknya

“…”. Tidak ada jawaban

“Hyung. Kau dengar aku tidak ??” tanya Donghae lagi

“…”. Namun tidak ada jawaban

“Eeteuk hyung. Jawab aku ..” kata Donghae dengan suara yang lebih keras

Namun tidak ada jawaban lagi dari kakaknya. Ia hanya dapat melihat bahwa kakaknya sedang tersenyum. Tersenyum, dalam foto yang ada di genggaman tangannya. Donghae meletakkan foto itu di sampingnya. Kemudian ia menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Air matanya meleleh, ia menangis tersedu sedu.

“Aku merindukanmu, hyung ..” ucap Donghae lirih

***
Donghae POV

Hari ini adalah hari ke 100 meninggalnya kakakku. Satu satunya keluargaku semenjak ayah dan ibuku meninggal karena kecelakaan mobil saat dalam perjalanan pulang dari luar kota. Eeteuk. Kakak yang sangat bertanggung jawab. Ia berhenti sekolah dan bekerja untuk memenuhi kebutuhan kami sehari hari. Namun, aku sebagai adik. Aku adalah adik yang tidak tau diri, tidak tau cara berterima kasih, adik yang tidak pantas untuk menjadi adik kandung Eeteuk. Saat ia terus bekerja keras untuk mencari nafkah, aku justru menghambur hamburkan uang yang telah didapatkannya dengan susah payah. Aku minum minum di bar, bolos sekolah, jadi anak berandalan, suka berkelahi, taruhan dengan teman temanku, padahal aku masih duduk di bangku SMA. Bahkan aku berkencan dengan perempuan yang aku tau bahwa kakakku mencintainya. Namun Eeteuk hyung tetap sabar mengahadapi sikapku yang sangat keterlaluan. Ia tetap bekerja dan membiayai sekolahku. Keadaan itu terus berlanjut, hingga datangnya sebuah kenyataan itu, kenyataan yang membuatku rasanya ingin mati saja.

***
Eeteuk POV

“Aku pulang” ucapku ketika masuk ke dalam rumahku yang sangat kecil itu, namun lumayan untuk penghuninya yang hanya 2 orang. Aku dan adikku, Lee Donghae.

Aku tidak menemukan adikku di rumah. “Donghaeya..”

Namun tidak jawaban. ‘Dimana dia ?’ tanyaku dalam hati

Akhirnya aku mencari adikku itu ke tempat tempat yang sering dikunjunginya. Tempat terakhir yang aku datangi adalah bar milik tetanggaku, KangIn.

***
KangIn POV

“Ya !! Donghaeya, bangun .. kakakmu datang” kataku pada Donghae sambil menepuk nepuk pundaknya.

Donghae tetap tertidur di tempatnya. Sepertinya ia sudah benar benar mabuk. Seingatku tadi ia memesan 5 botol minuman keras, wajar kalau ia sekarang mabuk seperti itu.

Aku memandang kakak kandung Donghae yang sedang mencoba membangunkan adiknya. ‘Sabar sekali dia’ pikirku.

***
Eeteuk POV

“Donghaeya, bangun. Ayo kita pulang, besok kamu harus sekolah” aku membangunkan adikku

Namun Donghae tidak bangun juga. Akhirnya aku memutuskan untuk menggendongnya di punggungku, walaupun memang berat, karena sekarang ia bukan Donghae kecil ku lagi.

Ketika sampai di rumah, aku menidurkan adikku di tempat tidurnya. Tercium bau alkohol dari mulut Donghae ketika aku menyelimutinya dengan selimut yang aku ambil dari lemari di kamarnya.

Aku memandang adikku itu. Aku membelai rambutnya dan tersenyum padanya, kemudian aku pergi ke kamarku

***
Donghae POV

“Ini” kataku sambil menyerahkan secarik kertas pada Eeteuk hyung, kemudian aku memasukkan tanganku ke dalam saku celanaku dan mengunyah lagi permen karet yang masih ada di dalam mulutku

“Apa ini ?” tanya kakakku ketika mengambil kertas itu dari tanganku

“Baca saja. Nanti kau juga tau sendiri” jawabku santai

Eeteuk hyung terdiam sejenak setelah membaca kertas itu. Kemudian ia tersenyum.
“Kau melakukan kesalahan apa lagi ?” tanyanya

“Tidak ada” jawabku singkat tanpa melihatnya

“Haduuhh .. kau ini, badannya aja yang tambah besar, tapi sifatnya masih aja kayak anak kecil” katanya sambil mengacak ngacak rambutku. “Baiklah, besok aku ke sekolahmu” lanjutnya

Aku tidak suka diperlakukan seperti anak kecil. Aku menghempaskan tangannya yang tadi mengacak ngacak rambutku, kemudian aku pergi keluar rumah.

***
Kibum POV

“Hei Donghae. Benar kau sudah jadian dengan temanmu yang namanya .. siapa itu, Kheynie?” tanyaku pada Donghae yang sedang meneguk softdrink nya

“Kheynie ?” temanku itu malah balik bertanya

“Iya, Kheynie” jawabku

Donghae mengangguk santai. Kemudian aku bertanya lagi padanya.
“Dia itu kan perempuan yang disukai kakakmu. Kakakmu sudah tau hal ini ?”

Donghae mengangguk santai lagi. Aku heran, tega sekali dia pada kakak kandungnya sendiri. ‘Jangan jangan kakaknya itu anak pungut, makanya Donghae kejam sekali padanya’ pikirku.

****
Donghae tertidur saat jam pelajaran. Guru yang saat itu mengajar di kelasnya tidak tahan pada sikapnya itu.

“Bangun, Donghae!” kata gurunya sambil memukul mukul meja Donghae dengan penggaris kayu

Donghae membuka matanya dan melirik ke arah gurunya kemudian kembali melanjutkan tidurnya.

“Saya bilang, bangun ..!!” geram guru itu

Namun Donghae tidak memperdulikan kata kata gurunya. Sampai akhirnya ..

“KELUAR KAMU !!”

Donghae bangun dari tempatnya. Ia berjalan ke pintu, kemudian menguap dan menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal itu. Ia berjalan keluar dengan santainya, tanpa ada rasa bersalah sama sekali


Kheynie POV

“Donghaeya, kau kenapa ?” tanyaku pada kekasihku, Lee Donghae

“Tidak apa apa” jawabnya singkat tanpa melihat ke arahku

Ia berjalan cepat sekali. Susah untuk menyejajarkan langkahku dengannya, karena memang kakiku kalah panjang dibanding kakinya. Akhirnya aku mempercepat langkahku.

Aku terus mengikutinya. ‘Loh, rumah kan ke arah sana ?’ tanyaku dalam hati. Aku sempat menghentikan langkahku di persimpangan jalan itu. Ketika aku berbalik, ternyata Dong Hae sudah lumayan jauh. Kemudian aku berlari mengejarnya.

“Kita mau kemana ?” tanyaku

“Ke bar milik KangIn, yakin kau mau ikut ?” tanya Donghae tanpa melihatku lagi

“Aku ikut” jawabku

“Ya sudah” ia hanya menanggapi jawabanku dengan dua kata itu. ‘Ya’ dan ‘Sudah’, dan lagi lagi tanpa melihat wajahku.

Kesabaranku habis, aku butuh perhatiannya. Aku menarik tangannya, ia menghentikan langkahnya dan akhirnya ia menatapku.
“Kenapa ?” tanyanya

“Kenapa kau seperti itu ? Kenapa kau menganggap seolah olah aku tidak ada di sampingmu ? Kenapa kau tak pernah memperhatikanku ?” aku membentaknya, air mataku mulai meleleh.

Donghae meletakkan tangannya di kedua pipiku. Sikapnya berubah, inilah Donghae yang kukenal selama ini. Tiba tiba ia menarik tubuhku dan mengecup bibirku.

***
Eeteuk POV

Aku berjalan ke pintu ketika ada seseorang yang mengetuknya.
“Sebentar” ucapku

Ketika aku membuka pintu. Yang kulihat adalah adikku bersama dua orang yang menopang tubuhnya. Yang satu bernama Kibum, dan yang satu lagi, dia adalah wanita yang aku cintai, namun ia mencintai adikku, hingga saat ini aku belum bisa menghapus rasa cintaku walaupun aku sudah rela dengan hubungannya dengan adikku. Karena aku menyayangi keduanya,Donghae dan Kheynie, aku ingin mereka berdua bahagia.

“Kenapa lagi dia ?” tanyaku pada mereka dan ikut membantu untuk menopang tubuh Donghae

“Dia dihajar murid murid SMA lain, gara gara waktu dia membuang permen karetnya, permen itu menempel di sepatu seorang dari mereka” jawab Kibum

“Biasanya dia menang” candaku

“Aku tidak tau kenapa hari ini dia tidak melawan sama sekali” jawab Kibum lagi

Setengah jam kemudian, Kibum pamit untuk pulang. Tapi Kheynie masih saja merawat Donghae yang sekarang tergeletak di tempat tidurnya. Ia terus membersihkan luka luka Donghae. Aku hanya bisa melihatnya dari balik pintu. Kemudian Kheynie berdiri dari kursinya, mengambil tas, dan membelai rambut adikku, lalu mencium keningnya.

“Oppa. Aku pulang dulu” pamit Kheynie padaku sambil membungkukkan badannya

“Iya. Terima kasih” jawabku sambil tersenyum

***
Still Eeteuk POV

Hari ini aku pulang kerja lebih cepat dari biasanya. Tidak kusangka saat aku sampai di rumah, ternyata adikku sudah pulang. Biasanya paling cepat Donghae baru pulang tengah malam. Sekarang adikku sedang sibuk memetik senar gitarnya di ruang tamu yang multifungsi sebagai ruang makan dan ruang nonton TV.

“Aku pulang” ucapku sambil terus berjalan ke kamarku. Namun adikku tidak menjawabnya.

“Hei, itu kamarku” tiba tiba Donghae berkata seperti itu padaku

“Kamarmu ?” tanyaku bingung

“Kamarmu yang itu” katanya sambil menunjuk pada sebuah ruangan di sebelah pintu masuk

Kemudian aku memalingkan wajahku ke ruangan yang ditunjuk oleh Donghae tadi. Di samping pintu ruangan itu terpajang foto orang tuaku dan Donghae yang sudah meninggal. Aku ingat bahwa itu memang kamarku. Tapi kenapa tadi aku lupa ?

***
Sementara itu….

‘Ada apa dengan dia ?’ tanyaku dalam hati. Aku heran melihat sikapnya barusan, sikap kakakku. Kenapa dia lupa kamarnya sendiri. Tapi aku tidak memperdulikannya, aku kembali memainkan gitarku.

Tapi tiba tiba kefokusanku kembali hilang. Aku memalingkan pandanganku pada orang itu lagi. Kali ini dia berjalan bolak balik di dalam rumah, seperti mencari sesuatu. Aku juga tau apa yang sedang dicarinya. Tapi setelah itu ia kembali duduk di depan meja yang ada di depanku. Ia kembali menulis. Tiba tiba ia bertanya padaku dan itu membuatku semakin bingung.

“Donghaeya. Ini kamu yang beresin ?” tanyanya sambil menunjuk pada setumpuk kertas yang ada di meja

Aku menggeleng. “Bukan aku. Kan tadi kau sendiri yang membereskannya” jawabku

“Apa ? Aku ?” tanyanya lagi

“Kau ini kenapa sih ? Aneh” kataku sambil berlalu, pergi ke kamarku

***
Eeteuk POV

Aku mulai menyadari ada keanehan pada diriku. Sekarang aku mulai ‘pikun’. Bahkan aku lupa jalan pulang. Akhirnya aku memutuskan untuk konsultasi dengan seorang dokter, dia adalah temanku, Dr. Hangeng
“Eeteuksshi. Ada apa ?” tanyanya saat aku masuk ke ruang prakteknya

“Aku merasa ada yang aneh pada diriku” jawabku

Kemudian Hangeng mempersilahkanku untuk duduk. Setelah itu aku menceritakan semuanya, tentang keanehan yang aku rasakan. Hangeng mengajukan sebuah pertanyaan saat aku selesai bercerita.

“Kau pernah pingsan karena kelelahan atau karena mengalami stress ?” tanyanya

Aku berusaha mengingat. Apakah aku pernah mengalami hal itu.

“Iya, pernah” jawabku

*flashback*

Hari itu aku tidak fokus pada pekerjaanku. Aku teringat kejadian semalam di depan rumah. Aku lihat Kheynie sedang berdiri berhadapan dengan adikku, Donghae. Aku ingin menyapanya, namun ..

“Donghaeya, aku mencintaimu” aku mendengar Kheynie berkata seperti itu pada Dong Hae

Tak kusangka setelah Kheynie menyatakan perasaannya pada Donghae, adikku itu langsung memeluk tubuhnya dan mereka pun berciuman, tepat di depan mataku. Aku tak bisa berkata apa apa saat itu. Aku memilih untuk pergi menjauh dari tempat itu.

Sekarang tiba tiba kepalaku terasa berat. Aku tidak mampu membuka mataku. Kepalaku sakit, sakit sekali.

*end of flashback*

“Yang aku tau, setelah itu aku baru sadar saat di rumah sakit” aku mengakhiri ceritaku

“Baik. Kita lakukan scan” kata Hangeng

Akhirnya aku melakukan scan yang disarankan oleh Hangeng. Setelah itu Hangeng memasang hasil scan pada sebuah papan yang ada cahayanya. Aku juga tidak tau papan apa itu.

Tiba tiba Hangeng tertunduk. Perasaanku menjadi tidak enak.

“Hangeng, ada apa denganku ?” tanyaku pada Hangeng
“Kau yakin, kau siap menerima hasilnya ?” Hangeng balik bertanya

“Iya” aku mengangguk, walaupun hatiku sangat cemas sekarang

“Kau mengidap Alzheimer” ucap Hangeng lirih

“Alzheimer ?” aku bingung. Penyakit macam apa itu. Aku tidak pernah mendengarnya.

“Iya, Alzheimer” jawab Hangeng lagi

“Apa itu ?” tanyaku lagi

***************************
Dirumah…..

Aku menangis sejadi jadinya di kamarku. Bagaimana mungkin aku mengidap penyakit seperti ini ? Aku pikir tubuhku terlalu kuat untuk terserang penyakit. Kata kata Hangeng terasa masih terdengar olehku.

“Ada gumpalan protein yang tak seharusnya ada di otakmu. Lama kelamaan kau akan melupakan segalanya. Melupakan teman temanmu, pekerjaanmu, kekasihmu, bahkan keluargamu. Kau akan mengalami kematian mental sebelum kematian fisik”

Tuhan, kenapa seperti ini ? Aku tidak ingin seperti ini, nanti siapa yang akan menjaga Donghae, siapa yang akan membiayai hidupnya. Dia tidak punya keluarga lagi selain aku. Tangisku semakin menjadi jadi

***
Donghae POV

Kakakku itu semakin aneh. Akhir akhir ini sering minum obat yang jumlahnya tidak sedikit. Aku mulai curiga.

“Hei. Itu narkoba ya ?” tanyaku

“Hahaha. Mana mungkin aku jadi pemakai. Yang benar saja” jawabnya sambil tertawa

“Lalu obat obat apa itu ?” tanyaku lagi

“Emm, kata dokter aku terlalu lelah kerja. Jadi dokter memberiku obat obatan ini” jawab Eeteuk, kakakku
 
 
Keesokan harinya…

“Dimana CD itu ?” tanyaku pada diriku sendiri

Tadi Kibum memintaku untuk mengembalikan CD nya yang kupinjam 2 bulan yang lalu, namun belum kukembalikan. Sekarang aku sedang sibuk mencarinya. Kakakku belum pulang kerja. Lengkap sudah, tak ada yang akan membantuku.

Aku mencarinya hingga ke kamar kakakku. Aku buka lemarinya, ternyata tidak ada. Aku beralih ke laci di samping tempat tidurnya. ‘Yup, ketemu’ kataku dalam hati. Aku menutup laci itu, tapi tidak bisa, ada yang mengganjalnya. Aku penasaran.

Aku menemukan penyebabnya. Itu adalah sebuah amplop. Kemudian aku membukanya. Ada kertas transparan, disitu ada gambar otak. “Gambar otak siapa ini ?” tanyaku. Aku meletakkannya di atas kasur kakakku. Kemudian aku menemukan sebuah kertas di dalam amplop itu. Disitu tertulis bahwa kakakku mengidap penyakit Alzheimer.
“Penyakit apa itu ?” aku bingung, karena nama penyakit itu benar benar asing di telingaku

***
Kibum POV..

Aku melihat Donghae sedang berada di perpustakaan. Ia duduk di depan meja komputer. Sepertinya ia sangat serius. Aku heran melihat perubahan sikapnya. Sedrastis itukah ?

“Tumben ke perpustakaan. Kesambet ya ?” candaku pada Donghae, temanku yang berandalan itu

“Aiiisshh. Diam kau !!” kata Donghae, wajahnya sangar sekali

“Kau sedang mencari apa ?” tanyaku lagi

“Tidak usah ikut campur” jawabnya lagi

Aku melihat ia membuka sebuah halaman web. Disitu tertulis ‘Alzheimer’. Donghae sangat teliti membaca kata demi kata pada website itu. Tiba tiba ekspresi wajahnya berubah. Ia berlari keluar dari perpustakaan.

“Hei .. Donghaeyaa .. Donghaeyaa..!” aku terus memanggilnya, namun ia tetap berlari tanpa memperdulikan panggilanku

***

Donghae POV

Kakakku. Kakakku sakit. Kakakku sakit parah. Dia akan melupakan semuanya, termasuk aku. Bodohnya aku, selama ini aku tidak pernah memikirkannya. Padahal dia selalu memikirkan aku. Aku sudah merebut Kheynie, padahal aku tau Eeteuk hyung sangat mencintainya. Aku memang bodoh. Seharusnya aku saja yang sakit, seharusnya aku saja yang menderita.Aku terus berlari, air mataku mulai menetes.
“Hyung .. Aku benar benar minta maaf” ucapku lirih.

Setelah tau bahwa kakaknya sedang sakit parah, sikap Donghae berubah sedikit demi sedikit. Ia mulai menunjukan perhatian pada kakaknya. Bahkan mulai membantunya mengurus rumah saat Eeteuk belum pulang kerja.

Sekarang mereka berdua ada di sebuah ruangan multifungsi di rumah mereka. Mereka berdua merebahkan tubuh mereka di lantai.

“Aku sudah putus dengan Kheynie” ucap Donghae

Eeteuk terkejut.
“Kenapa ?” tanyanya

“Aku tau kau mencintainya” jawab Donghae. Eeteuk tersenyum.
“Memang, tapi dia mencintaimu. Aku sangat menyayangi kalian berdua, aku ingin kalian bahagia. Aku bahagia kalau kau juga bahagia dengan Kheynie ”

‘Bahkan demi aku, dia tidak memperdulikan perasaannya sendiri’ ucap Donghae dalam hati

“Sekarang aku saja yang bekerja” kata Donghae mengalihkan pembicaraan

“Kenapa gitu ?” tanya Eeteuk bingung

“Kau di rumah saja” jawab Donghae singkat Eeteuk terdiam sesaat. Ia tersenyum, ia sudah mengerti maksud adiknya.

“Kau sudah tau ya ?” tanyanya pada Donghae

“Tau apa ?” Donghae balik bertanya

“Penyakitku” jawab Eeteuk tenang

Donghae mengangguk. “Iya, aku sudah tau” jawabnya

“Hmm. Pantas saja sikapmu berubah akhir akhir ini” canda Eeteuk

“Hyung, apa benar kau akan lupa semuanya ?” tanya Donghae

“Iya, bahkan aku akan melupakan diriku sendiri” jawab Eeteuk tetap tenang

“Jadi, kau juga akan melupakan aku ?” tanya Donghae lagi, matanya mulai terasa panas

“Mungkin kenyataannya begitu. Tapi sepertinya aku tidak akan pernah sepenuhnya melupakanmu, dan aku tidak boleh melupakanmu. Karena kau sudah kuanggap sebagai diriku sendiri. Aku janji aku akan tetap menyanyangimu, walaupun nantinya hanya akan tersimpan dalam hati dan tak bisa kutunjukkan seperti biasanya” jawab Eeteuk

Donghae merasakan air matanya sudah mengalir di pipinya. Ia berbalik membelakangi kakaknya. ‘HYUNG !!’ jeritnya dalam hati.
*****

Liburan ini, Donghae menghabiskan waktunya bersama Eeteuk, kakaknya. Kakak yang sangat dicintainya. Mereka bermain di game center. Jalan jalan keliling Seoul. Bahkan Eeteuk mengajaknya ke pusat perbelanjaan.

“Ngapain kita kesini ?” tanya Donghae pada kakaknya

“Aku mau ajarin kamu belanja” jawab Eeteuk

Disana Eeteuk mengajari adiknya bagaimana memilih barang dengan baik, dan tentu saja mengajarkannya bagaimana caranya menawar harga. Awalnya Donghae sempat bosan, karena ia merasa bukan disini tempat yang ia sukai. Tapi ia coba untuk merasa nyaman, demi kakaknya.

Saat perjalanan pulang ke rumah, mereka melewati mesin foto box. Eeteuk menghentikan langkahnya dan menarik tangan adiknya.

“Kita foto dulu ya. Kan jarang jarang kau mau menemaniku pergi seperti hari ini” kata Eeteuk

“Tidak mau. Aku tidak suka difoto” Donghae menolak mentah mentah ajakan kakaknya

“Ayolaaahh. Untuk kenang kenangan” bujuk Eeteuk

“Tidak mau” Donghae tetap menolaknya

“Oh begitu rupanya. Baiklah, Lee Donghae, aku sebagai kakak kandungmu memerintahkanmu untuk foto bersamaku. Dan kau sebagai adik kecil harus mematuhinya. Nanti aku buatkan kimchi deh” kata Eeteuk

“Baiklah.. terserahmu saja, hyung” akhirnya Donghae menyetujui ajakan itu

Itulah pertama kalinya sejak mereka beranjak dewasa, mereka foto bersama. Mereka berdua sama sama tidak tau bahwa foto itu adalah foto bersama terakhir mereka.

***
Donghae POV

Kondisi kakak semakin memburuk. Sekarang ia bahkan lupa hari ini tanggal berapa. Terkadang ia suka buang air kecil sembarangan, atau mungkin dia bahkan lupa kalau dia ingin buang air kecil. Setiap hari aku merawatnya. Aku ingin membalas semua yang telah ia berikan padaku, walaupun aku yakin sikapku padanya sekarang tidak mampu mengganti semua yang telah diberikannya padaku.

Yang membuatku lebih sedih, ketika Eeteuk hyung bangun tidur dan melihatku sedang menyiapkan makanan untuknya, ia bertanya padaku, “Maaf, kamu siapa ?”. Kemudian aku segera menjelaskan semuanya pada kakakku itu, walaupun dengan dada yang sesak karena aku menahan diriku untuk tidak menangis.

Sekarang aku sedang menemani Eeteuk hyung di rumah sakit. Hangeng hyung mengatakan bahwa kakak harus dirawat di rumah sakit. KangIn, temanku yang juga teman kakakku, berbaik hati untuk menggantikanku menemani Eeteuk hyung ketika aku sekolah. Terkadang Kibum, sahabatku, juga ikut bermalam di rumah sakit bersamaku.

Keadaan kakakku makin parah. Yang aku dengar dari Hangeng hyung, kakakku sudah mengalami kematian mental. Saat mendengar hal itu, aku menangis. Aku hampir saja menghajar Hangeng hyung.
Aku terus menerus menyalahkannya.
“Kenapa kau tidak bisa menyembuhkannya ?!” aku membentaknya.

“Maaf Donghae. Hanya ini yang dapat kulakukan untuk kakakmu. Penyakit ini belum ada obatnya” jawab Hangeng sambil tertunduk

Kibum dan KangIn terus memegangiku agar tidak menghajar Hangeng hyung.

Denyut jantung kakakku mulai melemah. Nafasnya mulai tidak teratur. Air mataku kembali mengalir.
“Hyung ..” aku memanggilnya

Ia tidak menjawabku, ia hanya memandangku sambil tersenyum dan akhirnya matanya tertutup perlahan lahan.

“HYUUUNNNGGG ..!!” aku berteriak memanggilnya. Aku memeluk tubuhnya erat erat sambil menangis

***
Setelah kakaknya meninggal. Donghae bertekad untuk mendapatkan nilai terbaik di sekolahnya. Dan ia membuktikan itu. Ia lulus SMA dan mendapatkan beasiswa penuh untuk menyelesaikan kuliahnya di fakultas kedokteran di sebuah universitas terkenal. Ia ingin menjadi seorang dokter. Ia ingin menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit yang membuat ia kehilangan kakaknya.

Beberapa tahun kemudian, ia dinyatakan lulus, sekarang ia benar benar menjadi seorang dokter.

***
Donghae POV

Hari ini aku mengunjungi makam kedua orang tuaku dan makam kakakku yang tepat berada di sebelah makam mereka. Aku sempat menitikkan air mata, aku sangat merindukan mereka. Tapi aku yakin mereka sudah bahagia disana.

Aku duduk di sebelah makam kakakku.
“Hei, Hyung. Lihat aku sekarang. Keren kan ? Bahkan lebih keren darimu” candaku

Tidak ada yang menjawab candaan itu. Namun aku terus bercerita kehidupanku sekarang. Aku mengatakan padanya bahwa aku tidak akan pernah lagi minum minum dan tidak akan pernah lagi menyusahkan orang lain.

“Kau tau Hyung, sekarang aku dan Hangeng hyung sudah menemukan obat penyakit itu, walaupun tidak akan sepenuhnya menghilangkan penyakit. Tapi setidaknya obat itu bisa membunuh protein yang tidak seharusnya ada di otak. Tuh kan sekarang bahasaku jadi keren banget,haha” ucapku kemudian tertawa

Aku melanjutkan lagi kata kataku.
“Coba kau masih bisa bertahan sampai sekarang, dan meminum obat itu. Mungkin sekarang kau masih ada disini, menemaniku”

Air mataku menetes lagi. Aku berdiri dan berjalan meninggalkan tempat itu. Kemudian aku berbalik sebentar. Aku melihat ke arah makamnya, tersenyum dan berkata padanya.
“Hyung. Semoga kau bahagia disana. Aku janji aku juga akan hidup bahagia ..”
The End

cre : Super Junior Fanfiction
~ Korean Story about SUPER JUNIOR ~

source : superjuniorff.wordpress.com